Gelaskosong
Sebelum Bergabung Dengan Ojek Online, Pelajari Dulu Skema Pembayarannya Sebelum Bergabung Dengan Ojek Online, Pelajari Dulu Skema Pembayarannya
Gelaskosong – Perkembangan transportasi berbasis aplikasi tidak hanya mempermudah untuk mobilitas tapi juga menjadi sebuah peluang tersendiri untuk mendapatkan penghasilan lebih, semenjak munculnya transportasi... Sebelum Bergabung Dengan Ojek Online, Pelajari Dulu Skema Pembayarannya

Gelaskosong – Perkembangan transportasi berbasis aplikasi tidak hanya mempermudah untuk mobilitas tapi juga menjadi sebuah peluang tersendiri untuk mendapatkan penghasilan lebih, semenjak munculnya transportasi online lapangan kerja baru terus terbuka.

Tidak hanya berlaku untuk mereka yang tidak memiliki pekerjaan tetap, transportasi online kini juga dimanfaatkan bagi mereka para karyawan, mahasiswa, bahkan ibu rumah tangga. Diantara mereka terkadang masing bingung menentukan pilihan dikarenakan jasa layanan transportasi online berbasis aplikasi kini beragam. Setidaknya ada tiga nama perusahaan transportasi online yang menjadi primadona saat ini seperti, GOJEK asli Indonesia
, GRAB dari Malaysia, dan UBER yang datang dari Amerika.

Sejarah munculnya transportasi online di Indonesia di karenakan keresahan masyarakat dengan layanan angkutan umum yang acak-acakan, serta layanan ojek konvensional yang terkadang membuat kita merasa sedikit terpaksa menggunakan layanan tersebut dikarenan tarif yang cukup mahal serta tidak memiliki standar.

Sekitar tahun 2010, Nadiem Makarim mulai memperkenalkan transportasi online pertama di Indonesia yang di beri nama GOJEK yang tentunya mendapat respon positif di mata masyarakat. Kemudian tahun 2014 munculah GRAB yang berbasis di Malaysia dipimpin oleh Antony Tan, dalam perkembangan di Indonesia GRAB menjadi rival terkuat GOJEK. Kemudian setelah itu munculah pendatang baru asal Amerika yaitu UBER, kehadiran UBER sempat menuai kontroversi karena dianggap tidak mengikuti aturan bisnis di Indonesia. Seiring berjalannya waktu penyedia jasa transportasi online terus bertambah, namun tak sedikit pula diantara mereka yang tumbang dan tidak dapat melanjutkan perjuangannya di Indonesia ini.

Buat kalian yang tertarik ingin menjadi bagian dari penyedia jasa transportasi online, artikel ini bisa menjadi referensi dalam menentunkan pilihan terbaik. Ulasan berikut ini akan membahas sistem pembayaran dari ketiga penyedia jasa transportasi online terbesar di Indonesia.

1.   GOJEK

GOJEK menerapkan sistem bagi hasil 80-20%, dimana 80 % utuk pengemudi dan 20 % untuk peruhaan GOJEK itu sendiri. GO-JEK memiliki tarif dasar yaitu Rp. 3.000/Km, jadi 80% (Rp. 2.400) untuk pengemudi dan 20% (Rp. 600) untuk GOJEK.

GOJEK juga memberikan Poin/Bonus tambahan untuk pengemudi yang tentunya bisa di Uangkan. Poin didadapat dari setiap pekerjaan/orderan yang kita terima.

Penjelasan diatas adalah perhitungan antara jumlah poin yang mungkin didapat oleh pengemudi GOJEK. Poin yang didapat akan dikonversi dalam bentuk rupiah berdasarkan pada jenis layanan/ orderan pelanggan, wilayah operasi pengemudi itu sendiri dan prasyarat lain sesuai dengan ketentuan yang ada.

2.   GRAB

Perhitungan pendapatan GRAB sedikit berbeda dengan GOJEK, dimana GRAB menerapkan persentase 90-10%, 90% adalah hak pengemudi dan 10% utnuk perusahaan GRAB. Untuk bonus tambahan GRAB tidak menggunakan sitem Poin, melainkan dengan sistem Insentif. Insentif ini bisa didapat pengemudi pada waktu-waktu tertentu, diantaranya ;

  • Bonus Perjalanan Harian (00:00 -23:59)
  • Jaminan Argo Non Sibuk (09:00 – 16:00)
  • Jaminan Argo Jam Sibuk (16:00 – 17:00)
  • Jaminan Argo Jam Super Sibuk Sore (17:00 – 19:00)
  • Jaminan Argo Jam Super Sibuk Pagi (06:00 – 08:00)

3.   UBER

UBER juga memiliki sistem bagi hasil yang berbeda dengan GOJEK dan GRAB, disini UBER menerapkan sistem bagi hasil berdasarkan waktu dan jumlah orderan yang di selesaikan oleh pengemudi. Sistem bagi hasilnya kira-kira seperti tabel beriku :

Selain skema bonus diatas, UBER juga memiliki bonus yang lain dari pada yang lain yaitu bonus perkalian. Skema bonus ini bisa diperoleh pada jam waktu yang tercantum pada tabel dibawah ini :

Penjelasan dari bonus perkalian UBER adalah sebagai berikut.
Misalkan pengemudi mendapatkan orderan perkalian tarif 1,5X dengan tarif Rp. 20.000 maka perhitungannya Rp. 20.000 x 1,5 = Rp. 30.000. Jadi driver akan mendapatkan bonus tambahan  sebersar Rp. 10.000 setengah harga dari tarif dasar tadi.

Dari ketiga penyedia jasa transportasi online diatas tentunya semua memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Tapi secara garis besar untuk masing-masing ojek online kesimpulannya sebagai berikut :

  • GOJEK

Merupakan penyedia jasa ojek online terbesar di Indonesia dengan jumlah pengguna terbanyak saat ini. Tentu hal sangat memberikan keuntungan bagi pengemudi dan sistem poin yang juga dapat memberikan tambahan penghasilan bagi pengemudi serta didukung begitu banyak fitur/ layanan yang disediakan oleh GOJEK.

  • GRAB

Dari segi pembayaran bonus dan fitur/layanan yang ada GRAB tak jauh berbeda dengan GOJEK, hal ini cukup menarik mengingat GRAB merupakan rival GOJEK hingga saat ini dan hal itu akan membuat GRAB berkembang di Indonesia.

  • UBER

Walaupun UBER tergolong pendatang baru di Indonesia namun UBER terus memperluas jaringannya di Indonesia. Dari segi pendapatan UBER bisa dikatakan dapat menyaingi GOJEK dan GRAB dengan bonus yang diberikan seperti dijelaskan sebelumnya.

Bagaimana menurut kalian, sudah ada gambaran untuk menentukan pilihan ?

Menjadi bagian dari transportasi online merupakan salah satu peluang yang cukup menjanjikan bukan. Untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal tentunya dibutuhkan tekad dan kerja keras, dibalik itu semua kalian juga harus menyesuaikan dengan kemampuan diri sendiri, bekerjalah dengan porsi yang sewajarnya mengingat profesi ojek online ini tidak memiliki batasan waktu, kalian bisa menjadikan profesi ini sebagai sampingan diwaktu luang.

 

Muhamad Irfan

saya ya saya,, hanya orang biasa yang mencoba mencari celah dalam sempitnya pola fikir diri sendiri dan orang lain terhadap saya, biarkan saja mereka berkarya dengan caranya, apapun itu, siapapun itu, tetaplah sama MANUSIA !!

%d blogger menyukai ini: