Cepat Nikah
Buru-Buru Menikah, Hubungan Kamu dan Dia Sudah Begini Belum

Buru-Buru Menikah? Hubungan Kamu dan Dia Sudah Begini Belum? – Usia yang matang dan materi yang cukup sepertinya jadi tolok ukur secara umum untuk menafsirkan seseorang untuk siap menikah. Juga banyaknya pertanyaan orang disekitar yang terkadang memojokan hingga membuat hati miris, hingga tak jarang beberapa orang menjadikan hal ini sebagai alasan untuk menikah. Padahah, sejatinya pernikahan bukanlah perkara remeh yang bisa diputuskan hanya karena menuruti emosi sesaat. Soalnya pernikahan merupakan hubungan yang membutuhkan tanggung jawab dan komitmen seumur hidup. Oleh karenanya banyak hal yang mestinya jadi pertimbangan. Tentunya gak mau ‘kan, pernikahan yang baru dibina harus kandas ditengah jalan hanya karena kesalahpahaman atau masalah sepele yang seharusnya bisa diselesaikan? Karenanya sebelum masuk ke jenjang pernikahan atau bahkan memikirkannya, ketahui dulu apakah kamu benar –benar sudah siap ataukah belum. Coba simak beberapa hal berikut ini.

1. Dewasa Dalam Menyelesaikan Masalah

Hidup dalam sebuah hubungan pernikahan itu punya banyak problematika yang bisa dibilang bukan hal yang sederhana. Kalau kamu belum siap untuk melalui masalah dan menjadi dewasa maka kamu tak akan siap dengan yang namanya pernikahan. Dalam pernikahan masalah bisa muncul dari mana saja. Mulai dari masalah finansial, masalah intim hingga hubungan dengan orang tua semua bisa jadi pemicu masalah. Seseorang yang berpikiran dewasa cenderung melihat masalah dari sudut pandang yang lebih sederhana. Dan bukannya membesar-besarkannya hingga memicu masalah yang seharusnya tidak ada. Sebab fokus utamanya ada pada penyelesaian bukan pada masalahnya. Hal ini yang kadang kurang dipahami oleh mereka yang kebelet menikah hanya karena memikirkan keinginan sesaat. Nah, kalau kamu sudah bisa mengatasi masalah bersama pasangan tanpa over reacting atau drama, maka keinginan untuk menikah baru boleh dilanjutkan.

2. Waktu Bersama Itu Penting, Tapi Lebih Penting Lagi Kualitasnya

Kehidupan pernikahan itu tak seheboh seperti saat masih pacaran dulu. Dan jika saat masih pacaran kamu suka menuntut ini itu terlalu berlebihan, sebetulnya kamu belum benar-benar siap untuk menikah. Banyak hal yang harus dipikirkan dalam kehidupan rumah tangga sehingga terkadang banyak pula hal yang terlewatkan, termasuk me time berdua dengan pasangan. Menikah adalah soal seberapa besar kamu saling perhatian dan pengertian serta memahami kondisi masing-masing. Meskipun waktu berdua sangat penting, tetapi alangkah lebih penting jika mendahulukan kualitasnya dibandinkan kuantitasnya saja.

3. Saling Support

Suami istri itu bagaikan belahan jiwa yang menjadi satu, dan saling mendukung satu sama lain. Jika masih pacaran saja sudah suka mengatur dan melarang setiap kegiatan atau pertemanan, maka perlu dipertimbangkan lagi kalau ingin menikah dengannya. Tak adanya support dalam sebuah hubungan, sama seperti rumah tanpa tiang yang akan roboh sewaktu-waktu. Dan pasti melelahkan jika harus berurusan dengan orang yang egois seperti itu.

4. Bisa Jadi Diri Sendiri

Menjalin hubungan apapun itu seharusnya bisa memberikan rasa aman dan nyaman, tak terkecuali pada hubungan pernikahan. Aman ketika kamu berada didekatnya dan nyaman ketika kamu menjadi diri sendiri. Mencari orang seperti ini mungkin tak mudah tetapi setidaknya ketika menikah kamu tak akan menjadi orang lain atau pribadi yang berbeda. Dan ketika bersama pasangan kamu tak takut lagi bersikap terbuka dan bisa menjadi diri sendiri maka kamu siap untuk berlanjut ke jenjang berikutnya. Karena apapun yang dilandasi dengan sikap kepura-puraan pastilah tak akan bertahan lama.

5. Bertemu Keluarga

Satu hal yang pasti hubungan pernikahan bukan hanya menyatukan dua orang saja tetapi dua keluarga. Oleh karenanya, sangat penting untuk mengenalkan pasangan pada keuarga jika kamu memang berniat serius. Membawa pasangan masuk dan mengenal keluarga memang bukan alasan utama tetapi hal ini bisa menunjukan keseriusan bahwa dia memang benar-benar orang yang sudah dipilih. Dan keluarga pun juga akan turut menilainya apakah si dia punya karakter dan attitude yang baik. meskipun semuanya kembali lagi pada keputusan kamu, tapi pandangan keluarga bisa jadi masukan yang tak boleh diabaikan. Sebab si dia juga akan jadi bagian dari keluarga, tentunya kamu tak mau ‘kan kalau ada konflik ketika kalian sudah berumah tangga.

Demikianlah artikel mengenai Buru-Buru Menikah? Hubungan Kamu dan Dia Sudah Begini Belum? Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terimakasih

Tinggalkan Balasan